Prosedur PPDB Riau 2020

Persyaratan

Kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik SMKN yang mengikuti PPDB berupa:

  • Ijazah SMP/sederajat atau Surat Keterangan Lulus (SKL), maupun surat keterangan yang berpenghargaan sama dengan ijazah SMP/ijazah Program Paket B/Ijazah satuan pendidikan luar yang dinilai/dihargai sama/setingkat dengan SMP.
  • Berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada 1 Juli (tahun berjalan). (Tidak Perlu Diunggah di Web PPDB)
  • Kartu Keluarga (KK) paling singkat 1 (satu) tahun terakhir dan/atau surat keterangan domisili yang dikeluarkan oleh lurah/ kepala desa atau pejabat yang berwenang atas rekomendasi dari RT/RW. Dokumen ini hanya berlaku untuk pemenuhan administrasi jalur perpindahan orangtua, jalur afirmasi untuk anak kandung Tenaga Medis dan Non-Medis, dan jalur tempatan.
  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau bukti lainnya yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah (Lurah/Kepala Desa setempat) bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu/miskin.
  • Piagam/Sertifikat prestasi tertinggi yang dimiliki bagi calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur prestasi sesuai kriteria yang ditetapkan;
  • a. Bidang Akademik : Piagam Prestasi Perorangan hasil perlombaan/Penghargaan pada tingkat Internasional, Nasional, Provinsi, dan/atau Kabupaten/Kota.

    b. Non Akademik : Piagam Prestasi Perorangan hasil perlombaan penghargaan dibidang Event Olahraga dibawah Induk Organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)/Kemdikbud dan Seni, baik pada tingkat Internasional, Nasional, Provinsi dan /atau Kabupaten/Kota.

    c. Sertifikat/piagam Haviz Qur’an minimal 3 juzz dari LPTQ Provinsi, Kabupaten/Kota/Kecamatan dan atau Kepala Satuan Pendidikan/Pondok.

  • Anak kandung guru atau tenaga kependidikan, baik PNS maupun non PNS dari Kepala Satuan Pendidikan tempat bertugas, dan dilengkapi SK Kepegawaian dan Kartu Keluarga.
  • Surat Keterangan orangtua pindah antar Kabupaten/Kota atau Provinsi untuk PNS, TNI/POLRI, Swasta, BUMN.
  • Bagi anak kandung Tenaga Medis dan Non-Medis seperti dokter, perawat, bidan, tenaga labor, supir ambulan, dll yang terlibat dalam penanganan Covid- 19 dengan menunjukan SK/Surat Tugas yang ditandatangani oleh Kepala Rumah Sakit, laboratorium atau penanggung jawab tepat isolasi mandiri dari Rumah Sakit Covid-19 Rujukan Pemerintah dan Kartu Keluarga. Jika tenaga kesehatan yang bertugas telah meninggal dunia, harus menunjukan Surat Kematian dan Keterangan dari Kepala Rumah Sakit bahwa sebelumnya bertugas di RS Tersebut.
  • Persyaratan khusus berupa:
  • a. Surat keterangan sehat (Tidak Perlu diunggah di Web PPDB).

    b. Berdasarkan tuntutan dunia kerja untuk keterserapan tamatan dan praktek kerja industri ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi yakni tidak memiliki kendala fisik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai karakteristik Kompetensi Keahlian yang dipilih.

    c. Mengisi pernyataan keabsahan dokumen yang sesuai dengan aslinya menggunakan materai 6.000,-.

    d. Tidak boleh memiliki tato bagi pria dan wanita, dan tidak boleh tindik bagi pria dan tidak boleh melebihi 2 tindik bagi wanita.

Tahapan Pendaftaran

  1. Pendaftaran PPDB dilaksanakan melalui jalur sebagai berikut:
    • Tempatan
    • Afirmasi
    • Prestasi (Reguler)
    • Pindahan

  2. Pendaftaran PPDB dilaksanakan dengan menggunakan mekanisme dalam jaringan (daring) untuk jalur tempatan, jalur afirmasi, jalur pindahan, dan jalur prestasi (reguler) dengan mengunggah dokumen yang dibutuhkan sesuai dengan persyaratan.
  3. Jalur afirmasi memiliki kuota paling sedikit 15% (lima belas persen) dari jumlah peserta didik yang diterima. Dengan kuota 2% untuk anak kandung petugas Tenaga Medis dan Non-Medis seperti dokter, perawat, bidan, tenaga labor, supir ambulan, dll yang terlibat dalam penanganan Covid-19.
  4. Jalur pindahan memiliki kuota paling banyak 5% (lima persen) dari jumlah peserta didik yang diterima.
  5. Jalur prestasi (reguler) memiliki kuota 60% (enam puluh persen) dari jumlah peserta didik yang diterima. Dengan kuota 2% untuk prestasi Haviz Qur’an.
  6. Jalur tempatan memiliki kuota maksimal 20% (dua puluh persen) dari jumlah peserta didik yang diterima.
  7. Calon peserta didik baru hanya dapat memilih 1 (satu) jalur dari 4 (empat) jalur PPDB.
  8. Tahap pelaksanaan PPDB SMK dapat melakukan proses seleksi khusus yang dilakukan setelah tahap pengumuman penetapan peserta didik baru.
  9. Seleksi khusus nilai Tes Khusus (TK) dilakukan setelah tahap pengumuman penetapan peserta didik baru.

Pemilihan Sekolah

  1. Calon Peserta Didik melaksanakan pendaftaran dengan membuka Website PPDB di alamat: https://ppdbriau.net/
  2. Calon peserta didik SMKN yang mendaftar melalui sistem dalam jaringan hanya dapat mendaftarkan diri pada 1 (satu) satuan pendidikan sesuai dengan program keahlian yang ada pada satuan pendidikan SMKN tersebut maksimal 3 pilihan program keahlian.
  3. Calon peserta didik diberikan kesempatan untuk mendaftarkan 2 kali, jika pendaftaran pertama gagal/gugur maka diperbolehkan mencabut berkas/mengundurkan diri dengan ketentuan pemilihan sekolah sebagai berikut.
  4. a. Dengan jalur sama, boleh memilih sekolah lain atau sekolah yang sama namun dengan jurusan berbeda.

    b. Dengan jalur berbeda, boleh memilih sekolah lain atau sekolah yang sama.

  5. Selama masih masuk perangkingan di aplikasi, calon peserta didik tidak bisa mencabut berkas atau mengundurkan diri (perangkingan dapat dilihat di web PPDB).
  6. Calon peserta didik yang sudah mendaftar di SMAN tidak dapat mendaftar di SMKN begitu juga sebaliknya dalam satu waktu.

Jalur Afirmasi

  1. Rata-rata nilai hasil belajar yang tertera pada STTB/SKL.
  2. Usia Calon Peserta Didik yang lebih tua.
  3. Nilai yang lebih tinggi berdasarkan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA
  4. Waktu pendaftaran

Jalur Pindahan

  1. Rata-rata nilai hasil belajar yang tertera pada STTB/SKL.
  2. Usia Calon Peserta Didik yang lebih tua.
  3. Nilai yang lebih tinggi berdasarkan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA
  4. Waktu pendaftaran

Jalur Prestasi / Reguler

  1. Rata-rata nilai hasil belajar yang tertera pada STTB/SKL dan bobot prestasi (skoring).
  2. Usia Calon Peserta Didik yang lebih tua.
  3. Nilai yang lebih tinggi berdasarkan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA
  4. Waktu pendaftaran
  • Rincian skor penilaian untuk prestasi berjenjang adalah sebagai berikut.
  • a. Tingkat Internasional, peringkat 1=15, peringkat 2=14, peringkat 3=13

    b. Tingkat Nasional, peringkat 1=12, peringkat 2=11, peringkat 3=10

    c. Tingkat Provinsi, peringkat 1=9, peringkat 2=8, peringkat 3=7

    d. Tingkat Kabupaten/Kota, peringkat 1=6, peringkat 2=5, peringkat 3=4

  • Rincian skor penilaian khusus untuk prestasi bidang keagamaan Haviz Qur’an, skoring sebagai berikut :
  • Haviz Qur’an minimal dibuktikan dengan sertifikat/piagam dari LPTQ Kab/Kota/Kecamatan dan atau Kepala Satuan Pendidikan/Pondok sebelumnya (kuota 2% dari jalur prestasi). Dengan rincian skor sebagai berikut.

    a. Penghafal 3 sd 7 juzz dengan skor = 12

    b. Penghafal 8 sd 10 juzz dengan skor = 13

    c. Penghafal 11 sd 13 juzz dengan skor = 14

    d. Penghafal 14 juzz ke atas dengan skor = 15


Jalur Tempatan

  1. Jarak Domisili Terdekat.
  2. Usia Calon Peserta Didik yang lebih tua.
  3. Waktu pendaftaran

Pendaftaran Ulang

Kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik SMKN yang mengikuti PPDB berupa:

  1. Calon Peserta didik yang diterima wajib melakukan daftar ulang pada satuan pendidikan, dan bagi yang tidak mendaftar ulang dianggap mengundurkan diri.
  2. Persyaratan daftar ulang bagi peserta didik yang dinyatakan diterima adalah sebagai berikut:
    • Menunjukkan kartu pendaftaran asli
    • Menunjukkan Ijazah/Surat Keterangan Yang Berpenghargaan sama (SKYBS) yang asli.
    • Lain-lain yang ditentukan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan